Rabu, 04 September 2019

KKN Tematik BKKBN di wilayah ksmpung KB Semanding di Bojonegoro

Kegiatan kampung KB dengan kehadiran mahasisiwa KKN Unigoro di desa Semanding Kecamatan Bojonegoro banyak membawa mafaat dalsm kegiatannya.  Kegiatan kegiatan yang dilaksanakan dalam mendukung program kampung kb di desa Semanding adalah sebagai berikut:
1. Program KKBPK
a. Melakukan pendataan pada PUS Risti di wilayah desa Semanding
b. Mengikuti posyandu lansia dan BKL
c. Mengikuti posyandu lansia dan BKB
c. Penyuluhan bagi anggota BKR dan PIK R
d. Pelatihan bagi Remaja dengan prmbuatan souvenir dari kayu bekas
e. Penyuluhan tentangPUS Risti
f. Peningkatan SDM masyarakat dengan pelatihan limbah sabut kelapa untuk media tanam dan pembuatan olahanmakanan dari jantung pisang
g. Pembuatan bak sampah
h. Pembuatan baliho kampung KB dan pojok kependudukan
i. Pembuatan perpustakaan desa
j. Kebersihandan penataan lingkungan desa

Dengan adanya dukungan intervensi pada wilayah kampung KB ini maka diharapkan kondisi masyarakat kampung KB di desa Semanding kecamatan Bojonegoro akan semakin lebih maju

Rabu, 07 Agustus 2019

Memahami kondisi Remaja melalui Penyuluhan bagi kader BKR dan PIK R

Permasalahan para remaja yang saat ini marak menjadikan para orang tua dan Remaja itu sendiri harus tanggap. Kondisi seperti inilah yang menjadi salah satu alasan sehingga kegiatan penyuluhan bagi kader BKR  (Bina Keluarga Remaja)dan PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja ) dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB Bojonegoro hari Selasa tanggal 7 Agustus 2019 kemarin.

Kegiatan ini diawali dengan prakata dari koordinator KKBPK Kecamatan Bojonegoro, ibu Dra. Ida Swasanti MM.M.Si. adapun dari laporan disampaikan para peserta ini terdiri dari  kader BKR dan PIK R di semua desa/kelurahan wilayah kecamatan Bojonegoro. Adapun kegiatan ini akan dilakukan selama 2 kali kegiatan. Pertama tanggal 7 Agustus 2019 dan 14 Agustus 2019.

Materi pertama pada pertemuan ini disampaikan oleh Kompol Eko Dhani R. Dimana beliau adalah Kapolsek kecamatan Bojonegoro. Pada materinya Bapak Dhani menyampaikan tentang permasalah kenakalan alam perspektif Hukum. Disampaikan bahwa kenakalan anak remaja yang ditanggani saat ini juga mengacu kepada UU Anak yang berlaku. Kasus pelanggaran hukum yang banyak terjadi saat ini di Bojonegoro adalah perkelahian, pencurian, minuman keras, anak punk bahkan afa juga terduga remaja yang telah mengarah ke hal hal yang menganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Oleh karena itu dipesankan komunikasi dalam keluarga perlu untuk ditingkatkan, imbuhnya.

Materi kedua adalah peran keluarga dalsm membina keluarga dan Remaja yang disampaikan oleh ibu Yuanita Rosalina Dewi, S. Psi. Beliau adalah praktisi psykholog di Bojonegoro. Ibu tiga anak ini sehari hari berdinas di RS  Pemerintah R. Dr. Sosodoro Dj. Dan RSIA Fatma dan aktif dalam organisasi P3A Bojonegoro.
Disampsikan selain komunikasi selaju orang tua juga harus oahsm kondisi seorang remaja, yang mana remaja merupakan masa ingin tahu dan mencoba. Selaku orang tua kita tidak boleh terlalu mengekang, terlalu menuruti kemauannya, dan membiarkan mereka tanpa pengawasan. Banyak hal yang harus dipahami, sering mengajak anak barbicara, menjadikan mereka temab, sharing, hal itu akan memperkuat jiwa anak

Pada pertemusn tersebut juga diadskan sesi tanya jawab dan sharing pengalaman mereka. Dan pertemuan ini ditutupdengan harapan bahwa para kader dan anggota PIK R akan meneruskan ilmu yang bermanfaat krpada kelompok lainnya. Sehingga kenakalan remaja akan dapat ditekan, keluarga akan semakin harmonis.(ida131268)


Minggu, 04 Agustus 2019

KKN Tematik BKKBN di Desa Semanding

Mulai hari sabtu tanggal 3 Agustus 2019,desa Semanding kecamatan Bojonegoro seba


gai salah satuwilayah kampung KB menjadi lokasi peserta KKN Tematik BKKBnN yang diadakan oleh mahasiswa Universitas Bojonegoro.
Dalam kegiatan KKN tersebut lebih diarahkan dalam mendukung pelaksanaan program KKBPK, yaitu kegiatan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.
Dan, pada tanggal 3 Agustus 2019 kemarin jam 10.00 Wib diadakan seremonial prnerimaan mahasiswa KKN. Acara tersebut dihadiri kepala Desa beserta perangkat desa, BPD, PKK, Anggota Bhabinkantibmas,bidan desa, kader di desa juga PKB yang membawahi wilayah kerja.
Kegiatan KKN ini berlangsung selama 1 bulan sampai dengan tanggal 31 Agustus 2019.

Rabu, 10 Juli 2019

Fasilitasi dan Pembinaan probgram KKBPK pada kader IMP

       Hari ini kamis tanggal 11 Juli 2019 suasana di Balai Penyuluhan KK Kecamatan Bojonegoro yang berada di Jalan Lettu Suwolo tampak meriah, dengan berkumpulnya seluruh kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) se kecamatan Bojongoro.
      Keguatan hari ini di BP kota banyak ragamnya, acara pertama diisi dengan pemberian materi tentang PUS Risti oleh ibu Uul yang merupakan salah satu bidan pemegang program Kespro di puskesmas Banjarejo. Harapannya semua kader PPKBD dan Sub PPKBD dapat meneruskan informasi tersebut dalam melaksanan konseking di desa. Dalam kegiatan ini semua kader sangat antusias sekali, hal ini ditunjukkan pada kader saat sesi praktek. Salah satu kader mempraktekkan tehnik konseling untuk mendapatkan akseotor KB, dan melakukan konseking pada PUS Risti.
      Dalam acara tersebut juga diadakan lomba lomba, sekaligus memperingati Harganas tahun 2019. Untuk kader PPKBD diadakan lomba rangking 1. Yaitu lomba untuk saling belajar dan mengingat tentang kegiatan program KKBPK didesa.
     Adapun untuk kader Sub PPKBD setiap desa mengirimkan wakilnya untuk mengikuti lomba yel yel tentang program KB , aga mereka kebih bersemangat lagi menyukseskan program KKBPK.
    Menurut koordinator KKBPK kecamatan Bojonegoro kegiatan ini penting untuk meningatkan pengetahusn kader dan merefresh ilmu ilmu yang sudah ada, dengan semakin bertambahnya komplek permasalahan KB, maka kader juga harus meningkatkan pengetahuannya.

Jumat, 10 Mei 2019

Bahagia itu Sederhana.. (Menjadi Tua Itu Pasti)

Bahagia Itu Sederhana
(Tips dalam menghadapi Masa Tua)
oleh : -ida-

Banyak Beribadah
Kita tak akan pernah tahu sampai kapan kita diberi umur oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karenanya selalu ingatlah pada-Nya dengan menjalankan ibadah.

Menikmati Hidup
Dengan sisa umur kita yang makin terbatas ini, seyogyanya kita bisa menikmati hidup. Tidak perlu ngoyo lagi untuk mencari rezeki. Yang terpenting kita bisa menikmati masa tua ini dengan bahagia.

Silaturahmi
Sering-sering berkumpul dengan rekan-rekan seumuran, bisa membuat kita tetap awet muda. Kita jadi bisa mengenang ulang apa saja yang telah kita alami sampai sejauh ini.

Saling Memberi dan Berbagi
Walau mungkin kondisi kita cuma pas-pasan, tapi sangat baik untuk terus biasakan memberi dan berbagi. Itu kunci kebahagiaan.

Selalu Ikhlas
Seperti apapun kondisi Anda saat ini, biasakan untuk bersikap ikhlas. Ikhlas itu kunci bahagia..

Selalu Bersyukur
Bersyukur adalah resep untuk bahagia di hari tua. Kita sangat bersyukur atas semua anugerah Tuhan yang diberikan pada diri kita. Nikmat harta, nikmat sehat, nikmat memiliki anak-anak. Bersyukurlah atas semua itu.


Selalu Berpikir Positif
Kunci kesehatan bisa dari pikiran. Untuk itulah sangat penting utnuk membiasakan berpikir positif. Apapun kejadian yang mungkin menimpa kita atau orang lain, cobalah untuk melihatnya dari perspektif positif. Setiap orang tidak akan lepas dari masalah.


Isi Waktu Luang dengan Kegiatan Positif
Kita bisa melakukan banyak hal. Mungkin dengan berkebun, membaca, belajar, bertemu orang baru, mengunjungi cucu, dan banyak lagi kegiatan lainnya.Bersama bisa mengajaknya untuk banyak melakukan kegiatan bersama.

Bersikap Ramah dan Penyayang
Sekalipun mungkin karakter diri kita tidak seperti itu, cobalah untuk pelan-pelan berubah. Biasakan untuk bersikap ramah. Ini akan membuat orang-orang yang kita temui akan juga menyayangi diri kita. Pasang “senyum topeng”
. 

Tekuni Hobi
Kalau kita punya minat tertentu, kita bisa menekuni hobi tersebut. Intinya, kita bisa terus isi masa tua dengan kegiatan positif. Jangan sampai kita hanya berdiam diri. Sibukkan diri dengan apapun yang bisa kita lakukan, asalkan itu merupakan aktivitas yang positif.

Rutin berolahraga
Kita biasakan olahraga ringan seperti misalnya jalan pagi. Dengan begitu akan membuat tubuh kita selalu bugar.
Atau kita bisa ikut juga perkumpulan senam atau olahraga yang banyak anggotanya seusia dengan kita.


Gaya Hidup Sehat
Selalu biasakan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang dibutuhkan  tubuh kita dan hindari gaya hidup yang tidak sesuai. Di usia tua ini, potensi untuk terkena berbagai penyakit itu begitu tinggi. Oleh karenanya kita membiasakan gaya hidup sehat.







Selasa, 07 Mei 2019

Serah Terima Jabatan Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro

          Hari Selasa tanggal 7 Mei 2019 bertempat di ruang pertemuan Dinas P3AKB kabupaten Bojonegoro diadakan serah terima jabatan kepala dinas P3AKB dan Sekretaris Dinas. Adie Witjaksono S.Sos, M. Si yang selama ini menjabat sebagai Kepala Dinas P3AKB, dengan adanya mutasi pejabat Pemkab Bojonegoro, oleh Bupati Bojonegoro dipindahtugaskan oleh Bupati Ojonegoro DR. Anna Muawanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Sedangkan Drs. Umar Goni M. Si. Jabatan lama dimutasi menjadi Kepala Dinas Penanggulangan Bencana.
        Adapun pengganti Kepala DP3AKB saat sekarang ini adalah dr. Anik Yuliarsieh M. Si.  yang mana dulu juga pernah menjadi menjabat kepala DP3AKB sebelum bapak Adie Witjaksono. Adapun sekretaris dinas sekarang dijabat oleh dr. Rahmat Syaiful yang dulunya menjabat sebagai Sekretaris di Dinas Kesehatan.
            Pada acara ini semua pegawai di lingkup DP3AKB dan PKB  (Penyuluh Keluarga Berencana)se kabupaten Bojonegoro turut menghadiri acara serah terima jabatan tersebut. Harapan para petugas di lapangan dengan adanya mutasi ini, maka program KKBPK sebagai program meningkatkan program pemberdayaan masyarakat semakin lebih maju dan berkembang. Kependuduksn, KB dan Pembangunan Keluarga dapat lebih ditingkatkan lagi.
         Acara ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang ada, dan setelah itu para PKB melanjutkan tugas KKBPK di lapangan . (ida)





Kamis, 02 Mei 2019

Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui UPPKS

        Hari Kamis, tanggal 2 Mei 2019, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, maka Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bojonegoro mengadakan kegiatan pelatihan ketrampilan pada keluarga anggota UPPKS. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar anggota UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Ekonomi Keluarga) dapat lebih meningkatkan ketrampilannya, sehingga ekonomi dapat meningkat.
       Pelatihan ini diikuti oleh 25 anggota dari 5 desa yang ada di wilayah kecamatan Bojonegoro, yaitu desa Semanding, Sukorejo, Kadipaten, Kepatihan dan Banjarejo. Masing msing desa diwakili oleh 5 (lima) orang   dari kelompok UPPKS yang ada di desa.
       Pada sambutannya, koordinator PKB Kecamtan Bojonegoro, Dra. Ida Swasanti, MM. M.Si mengharapkan kegiatan ini akan bisa meningkatkan ekonomi keluarga yang ada di desa. Kegiatan UPPKS juga dapat semakin meningkat, dan ketrampilan masyarakat dapat meningkatkan SDM yang ada. dan dalam sambutannya juga ada harapan bahwa hasil pelatihan ini dapat dilaksanakan dan diterapkan di masyarakat. Dengan demiakian ilmu yang diterima akan bisa bermanfaat dan mendukung ekonomi keluarga. adapun anggaran  yang dipergunakan untuk acara ini adalah dari pemerintah/ pengembangan masyarakat.
       Pelatihan UPPKS pada hari itu  adalah pembuatan kue kering, dengan alasan sebentar lagi akan ada Hari Raya Idul Fitri, sehingga masyarakat bisa memasarkan kue buatannya, dan dapat meningkatkan penghasilan keluarga.












Senin, 28 Januari 2019

Selayang Pandang...... "Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bojonegoro"

Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bojonegoro adalah merupakan salah satu Balai Penyuluhan KB yang ada di 27 Kecamatan se Kabupaten Bojonegoro. Balai Penyuluhan KB ini berada di Jalan Lettu Suwolo Nomer 73A Campurejo Kecamatan Bojonegoro. Adapun Kecamatan Bojonegoro sendiri terdiri dari 28 desa/kelurahan. Kecamatan Bojoengoro merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Bojonegoro. adapun batas wilayahnya adalah sebagai berikut:
UtaraTrucukSoko, Kabupaten Tuban
Selatankecamatan Dander
Baratkecamatan KalitiduKabupaten Bojonegoro
Timurkecamatan Kapas
Bojonegoro merupakan pusat perkotaan kabupaten Bojonegoro, kota ini cukup besar dan ramai, dengan perekonomian warganya selalu mengalami peningkatan, sehingga menarik banyak investor untuk mendirikan pasar modern ataupun supermarket. Tercatat di kota Bojonegoro terdapat 12 minimarket dari perusahaan waralaba (Indomaret dan Alfamart), mall dan supermarket yang cukup besar. Ada 4 pusat perbelanjaan yang cukup besar di kota Bojonegoro dan perusahaan retail besar yaitu Matahari Dept. Store juga berencana membuka store di kota ini. Berikut adalah pusat perbelanjaan besar yang terdapat di kota Bojonegoro:
  • Bravo Supermarket
  • Giant ekspress supermarket
  • Samudra Supermarket
  • KDS mall
Selain pasar-pasar modern, di Bojonegoro juga terdapat pasar tradisional yang tak kalah ramai. Diantaranya adalah
  1. Pasar Kota Bojonegoro (pasar besar)
  2. Pasar Banjarejo
  3. Pasar Sukorejo
  4. Pasar Pacul
  5. Pasar Ngampel
Di ibukota kabupaten Bojonegoro ini terdapat pusat pengrajin kayu jati yang sudah terkenal di Indonesia bahkan dunia yaitu di Sukorejo. Hampir seluruh warga di Jl. Brigjen Sutoyo bermata pencaharian sebagai pengrajin kayu jati. Selain pengrajin kayu jati di kota Bojonegoro terdapat pengrajin tahu dan batu bata tepatnya di kelurahan Ledok Kulon. Pengrajin batu bata biasanya berda di bantaran sungai Bengawan Solo. Ngampel (dalam tahap pembangunan)
Terdapat beberapa Rumah sakit yang dikelola negara, pemda maupun swasta diantaranya adalah :
  1. RSUD Bojonegoro Sosodoro Djatikoesoemo (jl dr wahidin dan jl veteran)
  2. RS Aisyiah Bojonegoro
  3. RS Bhayangkara Wahyu tutoko Bojonegoro
  4. RS Ibnu Sina
  5. RSI Pemuda
  6. RS Muslimat NU Muna Anggita
  7. RS Fatma
Dari 18 desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Bojonegoro, jumlah Kader PPKBD dan Sub PPKBD ada sejumlah 175 orang. Dan merekalah ujung tombak dalam kegiatan program KKBPK di wilayah kecamatan Bojonegoro. 
Jumlah petugas KB di wilayah Kecmatan Bojonegoro ada 6 PKB dan 1 Non PNS.. Dalam pelaksanaan kegiatannya dikoordinir oleh salah satu PKB yang ditunjuk sebagai Koordinator Penyuluh KB. Adapun pembagian wilayah desa binaan adalah sebagai berikut :
1. Dra. IDA SWASANTI, MM.M.Si  ( Semanding, Campurejo, Ledok Wetan)
2. ALFI FEBRIANA RAHMAWATI, S.Km ( Kadipaten, Mojokampung, Karangpacar)
3. IDA AJU PRAWATI ( Pacul, Jetak)
4. NURHASINI (Kepatihan, Kauman, Banjarejo)
5. WAHYUNI ASTUTIK S.ST(Sukorejo, Ldok Kulon, Klangon, Kalirejo)
6. UIM  RAHAYU, S.Pd ( Sumbang, Ngrowo, Mulyoagung)